Devi Kumala, S.Si, M.T.

Kolaborasi Tiga Universitas di Aceh dan Satu Universitas di Jepang, Bahas Paradigma Pekerja Migran Indonesia di Jepang

Kolaborasi tiga Universitas di Aceh dan satu Universitas di Jepang selenggarakan seminar dan kuliah tamu tentang paradigma pekerja migran Indonesia secara daring. ke tiga PTS tersebut adalah Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Almuslim, sedangkan dari Jepang adalah Nagoya Gakuin University (NGU). sebagai pemateri dibawakan oleh dosen tamu Profesor Saeki Natsuko dari Nagoya Gakuin University (NGU) tentang Paradigma Pekerja Migran Indonesia di Jepang, di dalam materinya beliau menyampaikan bahwa faktor pemicu orang Indonesia ke luar negeri khususnya Jepang dikarenakan daya tarik gaji di luar negeri untuk pekerja low-skill, lapangan kerja/pendapatan yang minim dan belum kondusif di negara asal dan kemudahan mendapatkan paspor dan visa, jelas Dosen senior NGU sekaligus pemerhati pekerja migran Indonesia di Jepang ini. Menurutnya Jepang membutuhkan pekerja migran untuk menutupi kekurangan tenaga kerja, karena jumlah penduduk produktif yang semakin menurun, hal ini mendatangkan kesempatan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang, dengan harapan mendapatkan gaji yang relatif tinggi dan pekerjaan yang layak,ungkapnya. Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga menimbulkan berbagai permasalahan karena di dunia kerja harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Ada banyak masalah yang di hadapi PMI di Jepang, termasuk di dalamnya ada permainan actor dan berbagai modus dalam dunia kerja, jelas Prof. Saeki Natsuko. Prof. Saeki Natsuko menyampaikan Warga Negara Indonesia di Jepang (Juni 2020) berjumlah 66.084 orang yang tersebar di seluruh provinsi terutama Aichi (6.991 orang), Tokyo (5.479 orang) dan di Ibaraki (4.204 orang) sedangkan peserta Program Pemagangan berjumlah 35.542 orang. Orang Indonesia tergiur dengan iklan yang di promosikan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bahwa lowongan kerja ke Jepang dengan gaji 16-23 juta. Kenyataannya itu tidak benar karena gaji bersih yang di dapat oleh pekerja migran Indonesia di Jepang berkisar 10-12 juta dengan biaya hidup yang mahal.   Indonesia melindungi pekerja migran dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia namun peserta Program Pemagangan dianggap bukan Pekerja Migran sehingga tidak ada pelindungan hukumnya, ungkap Prof. Saeki Natsuko yang pernah menangani beberapa kasus persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang, seperti kecelakaan kerja yang tidak di tanggung biaya pengobatan oleh perusahaan, kekerasan dalam bekerja bahkan sampai kekerasan seksual. Menurut Prof. Saeki Natsuko, banyak peserta program pemagangan yang mendapatkan perlakuan yang tidak layak dari perusahaan namun mereka tidak berani untuk melaporkan, kasus yang kita tangani hanya yang berani melaporkan sehingga kita cari solusi untuk penyelesaiannya. Prof. Saeki Natsuko bersama mahasiswa Indonesia di Jepang membangun sebuah platform untuk menciptakan kesadaran kolektif dan partisipasi aktif pekerja migran Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya dan kepentingannya selama perjalanan migrasinya di Jepang, memberikan informasi terkait peraturan ketenagakerjaan dan non-ketenagakerjaan termasuk akses bantuan hukum serta melakukan pemberdayaan kepada peserta Program Pemagangan sehingga tercipta rasa solidaritas dan kepedulian bersama. Prof. Saeki Natsuko juga memberikan saran kepada calon pekerja migran Indonesia untuk menguasai bahasa, mengetahui hukum dan peraturan di negara tujuan. Kemudian pemerintah Indonesia harus menyediakan lapangan kerja, mengajarkan hukum dan peraturan negara tujuan, bertindak terhadap LPK/Broker yang nakal dan melakukan Kerjasama dengan pengacara/NGO di negara tujuan, harap Prof. Saeki Natsuko. Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerjasama Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Febyolla Presilawati, S. E., M.M, menyampaikan “kegiatan tersebut merupakan kolaborasi 3 Universitas di Indonesia yaitu : UNMUHA, USM, UMUSLIM dan 1 Universitas dwri Jepang , NGU Japan. Kegiatan akademis dosen tamu internasional tersebut bisa memberikan warna tersendiri dalam menumbuhkan semangat akademis utk 4 Universitas ( Indonesia – Jepang ) Selain itu, kegiatan ini juga sebagai implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Program Kemenristekdikiti MBKM ( Merdeka Belajar Kampus Merdeka ) Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Serambi Mekkah Sabrina, M. Appling., M. TRAN mengapresiasi pelaksanaan kegiatan kuliah tamu tersebut. Diharapkan, dengan adanya dosen internasional itu, bisa dimanfaatkan oleh Unmuha , USM, Umuslim untuk akreditasi Universitas. Menurut Ahsanni , peserta daring via zoom meering 171 orang berasal dari 4 Universities, mereka terdiri dosen dan mahasiswa S1/S2/S3 UNMUHA,USM, Umuslim, serta peneliti PMI dari berbagai universitas di Jepang,” ujar Ahsanni yang juga menjabat staff KUI Umuslim. (Agusnaidi B)

Kolaborasi Tiga Universitas di Aceh dan Satu Universitas di Jepang, Bahas Paradigma Pekerja Migran Indonesia di Jepang Read More »

Rektor UNMUHA, Temu Ramah Dengan Menteri Singapura

BANDA ACEH– Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Dr. Aslam Nur MA, menghadiri undangan serta jamuan dengan Wali Nanggroe Aceh PYM   Teungku Malik Mahmud Al Haythar dan Delegasi  Menteri Kedua  Pendidikan dan Luar Singapura Dr. Mohamad Maliki Bin Osman beserta rombongan di Meuligoe Wali Nanggroe dalam kunjungannya ke Banda Aceh, 13-14 Juli 2023 Dalam pertemuan tersebut hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama,  rektor universitas, mahasiswa serta undangan lainnya. Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh yang di damping oleh Kepala Urusan Internasional dan Kerjasama Dr. Febyolla Presilawati,SE.MM, menyampaikan harapan kerjasama dengan Universitas di Singapore UNMUHA juga saat sedang mengikuti program Kemendikbudikti Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM), Indikator kinerja utama pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Aceh menurut Aslam Nur, yaitu salah satunya adalah program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, kelas kolaborasi dan partisipatif dan program studi bertaraf internasional. Dengan kunjungan ini kami berharap terciptanya hubungan yang sangat harmonis antara kedua negara, kita dapat melaksanakan pertukaran mahasiswa juga dosen,  dirangkaikan dengan penelitian bersama antara UNMUHA dan Universitas Singapore, juga potensi post doctoral untuk dosen UNMUHA Kata Aslam Nur. Sementara itu Kepala Lembaga Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama Universitas Muhammadiyah Aceh (KUI-UNMUHA) Dr. Febyolla Presilawati,SE.MM  mengatakan “terimakasih kepada PYM Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al Haythar dan Dr. Mohammad Raviq staff khusus Wali Nanggroe serta semua pihak yang telah mengundang dan mengucapkan  selamat datang di Aceh  kepada  Menteri Kedua  Pendidikan dan Luar Singapura Dr. Mohamad Maliki Bin Osman beserta rombongan , Dengan kegiatan ini diharapkan dapat  meningkatkan kualitas pengelolaan fungsi layanan Internasional  dari KUI UNMUHA , membuka peluang kerjasama antara UNMUHA dengan  Pemerintah Singapore , Universitas di Singapore  dan Dunia Usaha Industry dinegara tetangga Singapore serta mengikuti program kemenristekdikti Merdeka Belajar, kampus Merdeka (MBKM).Tutup Dr. Febyolla. (*)

Rektor UNMUHA, Temu Ramah Dengan Menteri Singapura Read More »

Rektor UNMUHA Hadiri Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023

Rektor UNMUHA Hadiri Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023 Banda Aceh, KUI dan Kerjasama – Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh  (UNMUHA) Dr. H. Aslam Nur M.A,  dan Kepala  Kantor Urusan Internasional  dan Kerjasama ( KUI Kerjasama )  UNMUHA  menghadiri undangan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (DIKTILITBANG) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait “International Academic Partnership Symposium 2023 between Council for Higher Education, Research, and Development of The Central Board of Muhammadiyah and Kyungdong University Global “KDU Global – Ahmad Dahlan Scholarship,” Metode Daring menggunakan Zoom telekonferensi vidio . Kamis (02/06/2023) Undangan Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023 antara Dewan Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan PP Muhammadiyah dan Kyungdong University Global “KDU Global – Beasiswa Ahmad Dahlan,” di hadiri oleh 49 Perguruan Tinggi Muhammadiyah /’Aisyiyah (PTMA) bernomor 0635/I.3/D/2023. Kepala Kantor Urusan Internasional   dan Kerjasama ( KUI Kerjasama )  Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Febyolla Presilawati, S.E., M. M, memaparkan dalam siaran tertulisnya “kegiatan ini adalah rapat kordinasi untuk persiapan penandatanganan MOA antara PTMA dan Kyungdong University Global yg berlokasi di Korea Selatan. Dalam rapat tadi pagi membedah isi dokumen kerjasama MOA yang isinya adalah kesepakatan terkait pertukaran mahasiswa dengan skema double degree /gelar ganda ( 1+3 dan 2+2 ) artinya  1 tahun di PTMA 3 th di KDU,    skema berikutnya 2 tahun di PTMA 2 tahun di KDU. Juga ada skema pertukaran staff dan dosen antara PTMA serta KDU, mendapatkan beasiswa dan pengalaman belajar di luar negeri merupakan impian setiap mahasiswa. Kali ini salah satu universitas di Korea Selatan, Kyungdong University (KDU), memberikan tawaran beasiswa bagi mahasiswa PTMA  yang telah melakukan kerjasama . “Selama empat tahun menjadi mahasiswa adalah masa emas  dalam hidup kita. Oleh karenanya, dalam masa tersebut mahasiswa harus dapat benar-benar bertanggung jawab dengan mendapatkan kesempatan bagus. Dan universitas juga harus membantu dan bertanggung jawab atas kesempatan mahasiswanya,” masa belajar merupakan masa-masa berharga. Hal itu karena saat belajar, ilmu yang didapatkan oleh mahasiswa tidak hanya akan dimiliki oleh dirinya sendiri, namun juga dapat memberikan pengaruh bagi orang lain. “Di Korea Selatan banyak mahasiswa yang menjalani kerja paruh waktu  , ini juga menjadi alasan kenapa UNMUHA tertarik untuk bekerjasama dengan KDU ,diharapkan mahasiwa yang mendapatkan beasiswa selain mendapatkan ilmu juga mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri . Dalam sosialisasi tersebut  ada dua jenis beasiswa yang ditawarkan KDU bagi mahasiwa PTMA, Beasiswa pertama adalah beasiswa double-degree untuk mahasiswa dengan jurusan sama yang ada di KDU,”  mahasiswa universitas partner KDU yang telah menandatangani MOA dengan KDU. Beasiswa double degree, mahasiswa harus menyelesaikan 2 tahun program perkuliahan di universitas asal dan 2 tahun program perkuliahan di KDU, juga ada skema 1 tahun program perkuliahan di Universitas asal dan 3 tahun program perkuliahan di KDU. Saat lulus, mahasiswa akan mendapatkan dua ijazah satu ijazah dari UNMUHA , dan satu ijazah lagi dari KDU. Selain itu, setelah lulus, KDU juga akan membantu mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan di instansi seperti LG dan Samsung dan Perusahaan Korea Selatan lainnya , beasiswa kedua adalah Short Course untuk 1 semester utk pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan juga pertukaran staff universitas. Tutup Febyolla Presilawati (Agusnaidi B)

Rektor UNMUHA Hadiri Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023 Read More »

Mahasiswa FH UNMUHA Ikuti Borneo Youth Camp

Banda Aceh, KUI dan Kerjasama – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), berpartisipasi dalam kegiatan internasional yang diadakan oleh OIC Youth Indonesia, DPD IMM West Kalimantan, bekerja sama dengan Eurasian Regional Center of Islamic Corperation Youth Forum ( ICYE-ERC) , Asian African Youth Government (AAYG),  kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan ( KEMENKO PMK ) Republik Indonesia. implementasi dari hasil kerjasama KUI tersebut diikuti oleh 5 negara diantaranya Indonesia, Malaysia, Philipina, Nepal, Nigeria dengan tema “Borneo Youth Camp”, dari tanggal 11-14 Mai 2023 di Kalimantan Barat. Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (FH UNMUHA) dalam hal ini mengirimkan 1 orang mahasiswa sebagai peserta aktif yang bernama  akbar marbun , kata Wakil Dekan III. Rusnin, SH., M.H Beliau juga menjelaskan lagi “kita sangat mendorong mahasiswa untuk selalu berperan aktif didalam kegiatan yang positif, apalagi ini adalah salah satu program yang di canangkan oleh pemerintah sebagai kampus merdeka.” Mahasiswa harus dapat menumbuh kembangkan kreativitas yang tinggi sehingga berbagai prestasi dapat diraih, baik itu yang sifatnya didalam negeri maupun luar negeri, insya Allah UNMUHA bisa. Kata Rusnin Sementara itu  akbar marbun mahasiswa Fakultas hukum universitas Muhammadiyah Aceh menyampaikan terimakasih kepada Universitas muhammadiyah Aceh khusus fakultas Hukum, yang sangat mendukung kegiatan kemahasiswaan. Terutama kepada wakil Dekan III, Rusnin, SH., M. H, yang mendorong mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh agar lebih aktif di kancah nasional dan internasional. Semoga di lain kesempatan mahasiswa lainnya dapat berpartisipasi dikegiatan lainnya, sehingga Universitas kita semakin di kenal di dunia. Tutup Akbar Marbun. (Agusnaidi B)

Mahasiswa FH UNMUHA Ikuti Borneo Youth Camp Read More »

Mahasiswa Fakultas Hukum UNMUHA Ikuti Borneo Youth Camp, Bersama 3 Negara

Banda Aceh, KUI dan Kerjasama – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), berpartisipasi dalam kegiatan internasional yang diadakan oleh OIC Youth Indonesia, DPD IMM West Kalimantan, bekerja sama dengan Eurasian Regional Center of Islamic Corperation Youth Forum ( ICYE-ERC) , Asian African Youth Government (AAYG),  kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan ( KEMENKO PMK ) Republik Indonesia. implementasi dari hasil kerjasama KUI tersebut diikuti oleh 5 negara diantaranya Indonesia, Malaysia, Philipina, Nepal, Nigeria dengan tema “Borneo Youth Camp”, dari tanggal 11-14 Mai 2023 di Kalimantan Barat. Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (FH UNMUHA) dalam hal ini mengirimkan 1 orang mahasiswa sebagai peserta aktif yang bernama  akbar marbun , kata Wakil Dekan III. Rusnin, SH., M.H Beliau juga menjelaskan lagi “kita sangat mendorong mahasiswa untuk selalu berperan aktif didalam kegiatan yang positif, apalagi ini adalah salah satu program yang di canangkan oleh pemerintah sebagai kampus merdeka.” Mahasiswa harus dapat menumbuh kembangkan kreativitas yang tinggi sehingga berbagai prestasi dapat diraih, baik itu yang sifatnya didalam negeri maupun luar negeri, insya Allah UNMUHA bisa. Kata Rusnin Sementara itu  akbar marbun mahasiswa Fakultas hukum universitas Muhammadiyah Aceh menyampaikan terimakasih kepada Universitas muhammadiyah Aceh khusus fakultas Hukum, yang sangat mendukung kegiatan kemahasiswaan. Terutama kepada wakil Dekan III, Rusnin, SH., M. H, yang mendorong mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh agar lebih aktif di kancah nasional dan internasional. Semoga di lain kesempatan mahasiswa lainnya dapat berpartisipasi dikegiatan lainnya, sehingga Universitas kita semakin di kenal di dunia. Tutup Akbar Marbun. (Agusnaidi B)

Mahasiswa Fakultas Hukum UNMUHA Ikuti Borneo Youth Camp, Bersama 3 Negara Read More »

UNMUHA Kembali Sosialisasikan Program PMM Angkatan 3

“ayo jadi bagian dari Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya.”   Banda Aceh, KUI dan Kerjasama  – Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA)  kembali Sosialisasikan program pertukaran Mahasiswa merdeka angkatan 3 tahun 2023 sebagai salah satu program pemerintah saat ini yang bertema “ayo jadi bagian dari Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya.” Acara yang di hadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Dr. Aslam Nur MA, Wakil Rektor I, Dr. Fadhlullah, SH., MS, Koordinator PMM 3 Maidar, SE., M. Si, para Dekan Fakultas, Mahasiswa serta tamu undangan lainnya. Bertempat di Aula Fakultas Ekonomi, lantai 4 kompleks Kampus UNMUHA. Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Fadhlullah, SH., MS, dalam kata sambutannya menyampaikan “Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi menyelenggarakan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka angkatan ke-3 (PMM 3) ditahun 2023 sebagai salah satu dukungan pada kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Program ini bertujuan untuk memastikan mahasiswa dapat menggunakan hak belajarnya di luar program studi dan perguruan tinggi di mana mahasiswa menempuh pendidikan.” PMM 3 sendiri merupakan program pertukaran mahasiswa dalam negeri selama satu semester dari satu klaster pulau ke klaster pulau lainnya. Program ini akan memberikan pengalaman kebinekaan melalui keikutsertaan dalam Modul Nusantara, mata kuliah, dan berbagai aktivitas terkait yang bisa memperoleh pengakuan sks hingga 20 sks. Persahabatan, persaudaraan dengan mahasiswa dari lintas provinsi, lintas suku, lintas agama, lintas budaya, ini tentu sangat berguna bagi merajut kebhinekaan tunggal ikaan kita, memperkokoh semangat kita untuk kesadaran, dan semangat kita untuk membangun bangsa secara satu dan bersama-sama bergotong-royong. Kata Dr. Fadhlullah, SH., MS. ciri khas dalam menciptakan ruang jumpa baru yang dinamis antara mahasiswa, dosen, perguruan tinggi, dan keberagaman budaya wilayah setempat, melalui kegiatan akademik dan non-akademik. Program ini juga memberi kebebasan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah di perguruan tinggi yang berbeda lokasi dengan tempat tinggalnya dan domisili kampus asalnya. Sementara itu Koordinator Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Maidar, SE., M. Si, menyampaikan kepada jurnalis “ Mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang luas tentang keragaman budaya, adat istiadat, suku bangsa, bahasa, dan berbagai potensi kekayaan sumber daya serta potensi lainya, usai mengikuti program ini. Program itu sendiri memiliki enam elemen kunci. Eleman-elemen tersebut yaitu (1) pertukaran mahasiswa dilakukan dari satu pulau ke pulau lainnya; (2) pengakuan kredit hingga 20 sks; (3) pertukaran dilakukan mahasiswa dari perguruan tinggi negeri ke perguruan tinggi swasta dan sebaliknya. Mahasiswa semester 3, 5, dan 7; (5) eksplorasi persatuan dalam keragaman melalui Modul Nusantara; dan (6) mekanisme pertukaran mahasiswa sesama perguruan tinggi akademik dan sesama perguruan tinggi vokasi. Menurut Maidar, SE., M. Si, sebaran program PMM ini dampaknya positif bagi mahasiswa peserta, namun ada beberapa catatan misalnya kampus menerima belum terlalu terbuka atas kehadiran mahasiswa dari kampus lain. Pilihan mata kuliah yang ditawarkan di kampus tujuan itu kurang bervariasi. Maidar berharap mata kuliah pilihan ditawarkan untuk diikuti oleh peserta PMM. (Agusnaidi B)

UNMUHA Kembali Sosialisasikan Program PMM Angkatan 3 Read More »

UNMUHA MoU dengan Superkey Consulting Group, Program Sandiaga Uno Nation

Banda Aceh, KUI dan Kerjasama – Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) melakukan  penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Superkey Consulting Group ditanda tangani tanggal 12 April 2023, program Sandiaga Uno Nation. Beasiswa pelatihan sosial media marketing untuk generasi muda Aceh bersama Sandiaga S. Uno, Menteri Kemenparekraf Republik Indonesia, berlangsung di Gedung Academic Activity Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, MA, Kopelma Darussalam, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh City. Kamis (13/04) Surat perjanjian kerjasama nomor: 237/UM.MF/2023 dan nomor :01/SUPERKEY/MOU/SANDINATION/II/2023. Universitas Muhammadiyah Aceh mengirimkan 10 mahasiswanya untuk mengikuti kuliah umum dan  pelatihan social media marketing yang terdiri dari berbagai Fakultas yang berada di Lingkungan UNMUHA. selain itu tujuan lainnya adalah memperluas Sandination Network. Agenda ini juga dilakukan dalam rangka menyiapkan para pemimpin muda yang tangguh, kompeten, dan berintegritas, yang disebut Sandination Leader. Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Dr. H. Aslam Nur, M.A melalui Kepala Kerjasama dan Urusan Internasional (KUI) Dr. Febyolla Presilawati, S.E., M.M mengatakan “dalam implementasi kerjasama ini nantinya meliputi penyelenggaraan program beasiswa, pelatihan, praktisi mengajar, kepemimpinan karir dan bisnis, program magang dan penyaluran kerja.” “Pelatihan dan monitoring pengembangan diri dan bisnis, merupakan manajemen dari program Sandination, program pengembangan  diri berbasis kepemimpinan dengan master mentor utama Sandiaga S. Uno.” Kata Dr. Febyolla Dengan ditandatanganinya MoU tersebut Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) yang memiliki pridikat sebagai Universities “BAIK SEKALI” serta  memiliki Fakultas  yang “UNGGUL” diharapkan mampu berkolaborasi dengan dunia industry dan dunia usaha serta meningkatkan UMKM di Provinsi Aceh. Dalam kesempatan ini UNMUHA sekaligus menjadi Community Partner untuk Wonderfull Indonesia, Kemenkraf, Baparekraf RI, Sandination, Superkey Consulting Group ( TSC ) Kuliah umum yang dibawakan oleh Sandiaga S Uno  Menteri  Kemenparekraf RI  “saya sangat mengapresiasi komunitas tourism yang aktif mempromosikan destinasi wisata yang ada di Aceh.” Semakin banyak event seperti ini tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian di daerah. Karena itu, perlunya upaya bersama  untuk terus meningkatkan sport tourism yang ada di daerah guna menarik wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Aceh secara Umum. Tutup sandiaga Uno (Agusnaidi B)

UNMUHA MoU dengan Superkey Consulting Group, Program Sandiaga Uno Nation Read More »

Fakultas Agama Islam UNMUHA dan FTIK IAIN Langsa Tanda Tangani Kesepakatan

  KUI Dan Kerjasama, Banda Aceh – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menandatangani Nota Kesepakatan (MoA), Tentang meningkatkan mutu Pendidikan perguruan Tinggi serta Penelitian. Sebelumnya MoU sudah dilakukan (18/9). Penandatangan di Kampus UNMUHA Jalan Muhammadiyah, Ruang rapat lantai II Biro Rektor. Kamis (23/9). Penandatanganan di dua Fakultas itu dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH., M.S, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Saiful, S. Ag., M. Ag, Kepala KUI dan Kerjasama Dr. Febyolla Presilawati, SE. MM, Wakil Dekan I FAI Dr. Rosnidarwati MA, Wakil Dekan II FAI Irvanusir, S. Ag, SE., M.I. Com, Humas Mimi Asri, SE. MM dan Kaprodi. Sedangkan dari  Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Dekan FTIK IAIN Langsa Dr. Zainal Abidin, MA, Wakil Dekan  III FTIK Mahyiddin, FTIK IAIN Langsa Mahlil, M. Si. Dan rombongan. Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH., M.S, mengatakan “ pengembangan ilmu pengetahuan pada era sekarang tidaklah mungkin berdiri sendiri, seluruhnya harus di kerjakan bersama sama dalam Sistem Merdeka Belajar Kampus Merdeka  (MBKM), tertuang dalam  Peraturan Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. ” Fadhlullah juga mengatakan “ mau tidak mau universitas harus berfikiran kreatif membuka Fakultas yang tidak di miliki oleh Universitas lainnya atau langka, tapi harus siap dengan resikonya juga bila tidak ada mahasiswanya.” Pada tahun 2020 Universitas Muhammadiyah Aceh mendapat gelar PTS terbaik di Provinsi Aceh hingga saat ini bersaing dengan 100 PTS yang ada. Untuk tahun ini kita akan meningkatkan status D3 menjadi D4 yang selevel dengan S1. Harapannya denga terjalin kerja sama ini nantinya Ilmu serta pengalaman yang di dapat akan lebih luas lagi serta daya kreativitas semakin tinggi, dengan system daring kita dapat beraktivitas di mana saja.  Kata Fadhlullah. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. Zainal Abidin, MA mengatakan “ kita akan melihat celah apa yang dapat kita realisasikan di MoA ini didalam kegiatan akademik, saat ini jumlah mahasiswa yang ada di Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan (FTIK) 1.809 orang, memiliki Dosen Tetap 64 Orang, 20 Strata S3, 44 Strata S2. Memiliki Tujuh Jurnal tiga sudah terakreditasi, sinta empat.” FTIK memilki sarana dan prasarana standar umum dalam aspek tertentu belum lengkap, semua program studi memiliki Laboratorium, perpustakaan standar, Dosen yang dimiliki mempunya latar belakang pendidikan yang berbeda baik dari eropa dan timur tengah sangat memungkinkan untuk membagi keilmuan dengan Dosen di UNMUHA terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan. Terkait dengan muatan kerja  sama ini pengelolaan Perguruan tinggi tidak mungkin di kelola sendiri lagi harus kolaboratif dengan tuntutan MBKM. Maka dalam konteks penyelenggaraan pendidikan kami membuka realisasi kerjasama. Langsung ada Perjanjian Kerjasama (PKS) Misalnya dengan Ser Mata kuliah Dosen di UNMUHA mengajar secara Online di IAIN Langsa. Disesuaikan dengan Konteks kita dan konteks Eranya. Dekan Fakultas Agama  Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Saiful, S. Ag., M. Ag, mengatakan “ Fakultas Agama Islam memiliki Lima Prodi terdiri dari Program studi Bahasa Inggris, Program Studi Matematika, Program Studi Biologi, Program Studi Perbankan Syariah. Staf Pengajar atau Dosen Fakultas Agama Islam yang di miliki berjumlah 42 orang, 3 Lektor dan sebagian Asisten ahli, setengah dari jumlah Dosen sudah Sertivikasi Dosen Kopertais dan LLDikti.” Pada awal tahun 2021, Kopertais mengeluarkan instruksi “kenaikan pangkat fungsional, serta sertivikasi Dosen di arahkan kepada LLDikti, dengan harapan Fakultas Agama Islam dapat melaksanakan kenaikan pangkat,  LLDikti memilki kuota yang lebih banyak”. Program yang dilaksanakan terkait dengan MBKM yaitu Program Kampus Mengajar dengan Delapan Program yang tawarkan oleh Kemendikbud, Universitas Muhammadiyah Aceh mengirimkan 44 mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus, dan UNMUHA sebagai PTS yang mengirimkan Mahasiswa terbanyak dalam program ini, Program Studi Independen, program pertukaran mahasiswa antar program studi, dengan harapat Kerja sama yang akan di lakukan ini menjadi program MBKM Lintas Perguruan Tinggi, serta meningkatkan kualitas pendidikan terkait dengan penelitian. Tutup  Saiful. (Agusnaidi B)

Fakultas Agama Islam UNMUHA dan FTIK IAIN Langsa Tanda Tangani Kesepakatan Read More »

KPPU RI Sampaikan Kuliah Umum Persaingan Usaha di UNMUHA Aceh

  Praktek Monopoli dan Implementasi Penegakan Hukum Persaingan Usaha di Provinsi Aceh KUI Dan Kerjasama, Banda Aceh – Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH, MH, menyambut kedatangan Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia Kodrat Wibowo S.E., Ph. D, di Kampus UNMUHA Jalan, Muhammadiyah, No. 91, Desa Batoh, Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh. Provinsi Aceh (24/9). Ketua KPPU RI melakukan kunjungan singkat serta memberikan Kuliah Umum tentang Persaingan Usaha, di damping oleh Sekretaris Jendral KPPU Ir. Charles Pandji Dewanto M. A. P, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama  KPPU Pusat Deswin Nur S.E., M.E. kepala Kantor Wilayah I KPPU Ridho Pamungkas, S.I.P, Kepala Bagian Kerja sama KPPU Pusat Retno Wiranti S. Sos., M.H, Kepala Bagian Kajian dan Advokasi Kanwil I KPPU, Devi Luck Y. Siadari, Kepala Bagian Administrasi Kanwil I KPPU T. Haris Munandar. Kuliah umum mengangkat tema “Praktek  Monopoli dan Implementasi Penegakan Hukum Persaingan Usaha di Provinsi Aceh”. diikuti oleh Wakil Rektor II Almanar SH, M.H, Wakil Rektor III Ir. H. Zardan Araby., M.T, Kepala KUI dan Kerjasama Dr. Febyolla Presilawati SE., MM, Kepala Biro Adm Keuangan Muhammad Yamin, SE., MM, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Surya Fatma, SE., M. Si. Dekan Fakultas Hukum Dr. Rizanizarli. S.H., M.H, Dekan Fakultas Ekonomi Tarmizi Gadeng, S.E., M. Si. serta Pejabata di lingkungan fakultas dan Mahasiswa mengikuti secara Daring dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH, MH, mengatakan “ saat ini Mahasiswa tidak harus mengikuti kuliah di kampus, tapi mahasiswa diharuskan untuk mencari tempat magang, mengingat sulitnya tempat magang di Privinsi Aceh kami sangat berharap jika KPPU membuka tempat magang di Aceh mengingat Provinsi Aceh adalah Daerah Istimewa. Magang secara langsung tidak magang Daring”. Ini adalah sebagai nilai tambah bagi perguruan tinggi baik secara institusi maupun secara prodi, banyak hal yang didaptkan jika mahasiswa tersebut dapat magang, dengan sistem yang di galakkan oleh Pemerintah saat ini teori  40%, praktek 60% sehingga di perlukannya penunjang lainnya. untuk di luar pulau jawa tempat magang sulit, harapan kami jika memungkinkan di buka untuk Provinsi Aceh kami sangat menyambut baik rencana ini. Kata Fadhlullah. Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia Kodrat Wibowo S.E., Ph. D, mengatakan “ untuk provinsi Aceh pada tahun 2021 ini Praktek  Monopoli ada lima kasus pada saat ini, Alhamdulillah sudah ditangani empat kasus tender dan satu non tender ini kita lakukan  dengan cara pendekatan advokasi agar tidak berujung pada penangan perkara melalui tangan penegakan. Pada tahun 2020 dan tahun 2021, perkara yang di putus para terlapor, terhukumnya melakukan upaya banding dan kasasi atau keberatan kasasi semunya di tolak oleh Badan Niaga dan kasasi semua ditolak, justru  keputusan KPPU diperkuat. Kodrat Wibowo menambahkan, Harapannya kita kepada  Mahasiswa jangan berorientasi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), ayo jadi Pengusaha atau saudagar membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas, tapi pengusaha yang berprilaku secara sehat, bersaing, melakukan kemitraan. Jangan melakukan menjadi pengusaha yang rakus dan zolim terhadap sesama pelaku usaha dan konsumen. Insya Allah jalan untuk menjadi orang sholeh dan taqwa itu banyak, ya salah satu nya kenjadi Pengusaha dan semoga dapat menjadi inspirasi. Tutup Kodrat Wibowo Sebelum penyampaikan kuliah mum Oleh Ketua KPPU RI Kodrat Wibowo di Ruang Rapat Rektor lantai II menyerahkan bingkisan cendra mata serta buku yang berjudul “ Fiqih Persaingan Usaha”. Kepada H. Fadhlullah. (Agusnaidi B/Red)  

KPPU RI Sampaikan Kuliah Umum Persaingan Usaha di UNMUHA Aceh Read More »

Capai Kesepakatan, UNMUHA dan IAIN Langsa Tandatangani MoU

KUI Dan Kerjasama, Banda Aceh – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menandatangani Nota Kesepakatan (MoA), Tentang meningkatkan mutu Pendidikan perguruan Tinggi serta Penelitian. Sebelumnya MoU sudah dilakukan (18/9). Penandatangan di Kampus UNMUHA Jalan Muhammadiyah, Ruang rapat lantai II Biro Rektor. Kamis (23/9). Penandatanganan di dua Fakultas itu dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH., M.S, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Saiful, S. Ag., M. Ag, Kepala KUI dan Kerjasama Dr. Febyolla Presilawati, SE. MM, Wakil Dekan I FAI Dr. Rosnidarwati MA, Wakil Dekan II FAI Irvanusir, S. Ag, SE., M.I. Com, Humas Mimi Asri, SE. MM dan Kaprodi. Sedangkan dari  Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Dekan FTIK IAIN Langsa Dr. Zainal Abidin, MA, Wakil Dekan  III FTIK Mahyiddin, FTIK IAIN Langsa Mahlil, M. Si. Dan rombongan. Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH., M.S, mengatakan “ pengembangan ilmu pengetahuan pada era sekarang tidaklah mungkin berdiri sendiri, seluruhnya harus di kerjakan bersama sama dalam Sistem Merdeka Belajar Kampus Merdeka  (MBKM), tertuang dalam  Peraturan Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. ” Fadhlullah juga mengatakan “ mau tidak mau universitas harus berfikiran kreatif membuka Fakultas yang tidak di miliki oleh Universitas lainnya atau langka, tapi harus siap dengan resikonya juga bila tidak ada mahasiswanya.” Pada tahun 2020 Universitas Muhammadiyah Aceh mendapat gelar PTS terbaik di Provinsi Aceh hingga saat ini bersaing dengan 100 PTS yang ada. Untuk tahun ini kita akan meningkatkan status D3 menjadi D4 yang selevel dengan S1. Harapannya denga terjalin kerja sama ini nantinya Ilmu serta pengalaman yang di dapat akan lebih luas lagi serta daya kreativitas semakin tinggi, dengan system daring kita dapat beraktivitas di mana saja.  Kata Fadhlullah. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. Zainal Abidin, MA mengatakan “ kita akan melihat celah apa yang dapat kita realisasikan di MoA ini didalam kegiatan akademik, saat ini jumlah mahasiswa yang ada di Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan (FTIK) 1.809 orang, memiliki Dosen Tetap 64 Orang, 20 Strata S3, 44 Strata S2. Memiliki Tujuh Jurnal tiga sudah terakreditasi, sinta empat.” FTIK memilki sarana dan prasarana standar umum dalam aspek tertentu belum lengkap, semua program studi memiliki Laboratorium, perpustakaan standar, Dosen yang dimiliki mempunya latar belakang pendidikan yang berbeda baik dari eropa dan timur tengah sangat memungkinkan untuk membagi keilmuan dengan Dosen di UNMUHA terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan. Terkait dengan muatan kerja  sama ini pengelolaan Perguruan tinggi tidak mungkin di kelola sendiri lagi harus kolaboratif dengan tuntutan MBKM. Maka dalam konteks penyelenggaraan pendidikan kami membuka realisasi kerjasama. Langsung ada Perjanjian Kerjasama (PKS) Misalnya dengan Ser Mata kuliah Dosen di UNMUHA mengajar secara Online di IAIN Langsa. Disesuaikan dengan Konteks kita dan konteks Eranya. Dekan Fakultas Agama  Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Saiful, S. Ag., M. Ag, mengatakan “ Fakultas Agama Islam memiliki Lima Prodi terdiri dari Program studi Bahasa Inggris, Program Studi Matematika, Program Studi Biologi, Program Studi Perbankan Syariah. Staf Pengajar atau Dosen Fakultas Agama Islam yang di miliki berjumlah 42 orang, 3 Lektor dan sebagian Asisten ahli, setengah dari jumlah Dosen sudah Sertivikasi Dosen Kopertais dan LLDikti.” Pada awal tahun 2021, Kopertais mengeluarkan instruksi “kenaikan pangkat fungsional, serta sertivikasi Dosen di arahkan kepada LLDikti, dengan harapan Fakultas Agama Islam dapat melaksanakan kenaikan pangkat,  LLDikti memilki kuota yang lebih banyak”. Program yang dilaksanakan terkait dengan MBKM yaitu Program Kampus Mengajar dengan Delapan Program yang tawarkan oleh Kemendikbud, Universitas Muhammadiyah Aceh mengirimkan 44 mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus, dan UNMUHA sebagai PTS yang mengirimkan Mahasiswa terbanyak dalam program ini, Program Studi Independen, program pertukaran mahasiswa antar program studi, dengan harapat Kerja sama yang akan di lakukan ini menjadi program MBKM Lintas Perguruan Tinggi, serta meningkatkan kualitas pendidikan terkait dengan penelitian. Tutup  Saiful. (Agusnaidi B)

Capai Kesepakatan, UNMUHA dan IAIN Langsa Tandatangani MoU Read More »