BERITA

Kolaborasi Tiga Universitas di Aceh dan Satu Universitas di Jepang, Bahas Paradigma Pekerja Migran Indonesia di Jepang

Kolaborasi tiga Universitas di Aceh dan satu Universitas di Jepang selenggarakan seminar dan kuliah tamu tentang paradigma pekerja migran Indonesia secara daring. ke tiga PTS tersebut adalah Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Almuslim, sedangkan dari Jepang adalah Nagoya Gakuin University (NGU). sebagai pemateri dibawakan oleh dosen tamu Profesor Saeki Natsuko dari Nagoya Gakuin University (NGU) tentang Paradigma Pekerja Migran Indonesia di Jepang, di dalam materinya beliau menyampaikan bahwa faktor pemicu orang Indonesia ke luar negeri khususnya Jepang dikarenakan daya tarik gaji di luar negeri untuk pekerja low-skill, lapangan kerja/pendapatan yang minim dan belum kondusif di negara asal dan kemudahan mendapatkan paspor dan visa, jelas Dosen senior NGU sekaligus pemerhati pekerja migran Indonesia di Jepang ini. Menurutnya Jepang membutuhkan pekerja migran untuk menutupi kekurangan tenaga kerja, karena jumlah penduduk produktif yang semakin menurun, hal ini mendatangkan kesempatan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang, dengan harapan mendapatkan gaji yang relatif tinggi dan pekerjaan yang layak,ungkapnya. Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga menimbulkan berbagai permasalahan karena di dunia kerja harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Ada banyak masalah yang di hadapi PMI di Jepang, termasuk di dalamnya ada permainan actor dan berbagai modus dalam dunia kerja, jelas Prof. Saeki Natsuko. Prof. Saeki Natsuko menyampaikan Warga Negara Indonesia di Jepang (Juni 2020) berjumlah 66.084 orang yang tersebar di seluruh provinsi terutama Aichi (6.991 orang), Tokyo (5.479 orang) dan di Ibaraki (4.204 orang) sedangkan peserta Program Pemagangan berjumlah 35.542 orang. Orang Indonesia tergiur dengan iklan yang di promosikan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bahwa lowongan kerja ke Jepang dengan gaji 16-23 juta. Kenyataannya itu tidak benar karena gaji bersih yang di dapat oleh pekerja migran Indonesia di Jepang berkisar 10-12 juta dengan biaya hidup yang mahal.   Indonesia melindungi pekerja migran dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia namun peserta Program Pemagangan dianggap bukan Pekerja Migran sehingga tidak ada pelindungan hukumnya, ungkap Prof. Saeki Natsuko yang pernah menangani beberapa kasus persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang, seperti kecelakaan kerja yang tidak di tanggung biaya pengobatan oleh perusahaan, kekerasan dalam bekerja bahkan sampai kekerasan seksual. Menurut Prof. Saeki Natsuko, banyak peserta program pemagangan yang mendapatkan perlakuan yang tidak layak dari perusahaan namun mereka tidak berani untuk melaporkan, kasus yang kita tangani hanya yang berani melaporkan sehingga kita cari solusi untuk penyelesaiannya. Prof. Saeki Natsuko bersama mahasiswa Indonesia di Jepang membangun sebuah platform untuk menciptakan kesadaran kolektif dan partisipasi aktif pekerja migran Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya dan kepentingannya selama perjalanan migrasinya di Jepang, memberikan informasi terkait peraturan ketenagakerjaan dan non-ketenagakerjaan termasuk akses bantuan hukum serta melakukan pemberdayaan kepada peserta Program Pemagangan sehingga tercipta rasa solidaritas dan kepedulian bersama. Prof. Saeki Natsuko juga memberikan saran kepada calon pekerja migran Indonesia untuk menguasai bahasa, mengetahui hukum dan peraturan di negara tujuan. Kemudian pemerintah Indonesia harus menyediakan lapangan kerja, mengajarkan hukum dan peraturan negara tujuan, bertindak terhadap LPK/Broker yang nakal dan melakukan Kerjasama dengan pengacara/NGO di negara tujuan, harap Prof. Saeki Natsuko. Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerjasama Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Febyolla Presilawati, S. E., M.M, menyampaikan “kegiatan tersebut merupakan kolaborasi 3 Universitas di Indonesia yaitu : UNMUHA, USM, UMUSLIM dan 1 Universitas dwri Jepang , NGU Japan. Kegiatan akademis dosen tamu internasional tersebut bisa memberikan warna tersendiri dalam menumbuhkan semangat akademis utk 4 Universitas ( Indonesia – Jepang ) Selain itu, kegiatan ini juga sebagai implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Program Kemenristekdikiti MBKM ( Merdeka Belajar Kampus Merdeka ) Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Serambi Mekkah Sabrina, M. Appling., M. TRAN mengapresiasi pelaksanaan kegiatan kuliah tamu tersebut. Diharapkan, dengan adanya dosen internasional itu, bisa dimanfaatkan oleh Unmuha , USM, Umuslim untuk akreditasi Universitas. Menurut Ahsanni , peserta daring via zoom meering 171 orang berasal dari 4 Universities, mereka terdiri dosen dan mahasiswa S1/S2/S3 UNMUHA,USM, Umuslim, serta peneliti PMI dari berbagai universitas di Jepang,” ujar Ahsanni yang juga menjabat staff KUI Umuslim. (Agusnaidi B)

Kolaborasi Tiga Universitas di Aceh dan Satu Universitas di Jepang, Bahas Paradigma Pekerja Migran Indonesia di Jepang Read More »

Rektor UNMUHA, Temu Ramah Dengan Menteri Singapura

BANDA ACEH– Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Dr. Aslam Nur MA, menghadiri undangan serta jamuan dengan Wali Nanggroe Aceh PYM   Teungku Malik Mahmud Al Haythar dan Delegasi  Menteri Kedua  Pendidikan dan Luar Singapura Dr. Mohamad Maliki Bin Osman beserta rombongan di Meuligoe Wali Nanggroe dalam kunjungannya ke Banda Aceh, 13-14 Juli 2023 Dalam pertemuan tersebut hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama,  rektor universitas, mahasiswa serta undangan lainnya. Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh yang di damping oleh Kepala Urusan Internasional dan Kerjasama Dr. Febyolla Presilawati,SE.MM, menyampaikan harapan kerjasama dengan Universitas di Singapore UNMUHA juga saat sedang mengikuti program Kemendikbudikti Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM), Indikator kinerja utama pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Aceh menurut Aslam Nur, yaitu salah satunya adalah program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, kelas kolaborasi dan partisipatif dan program studi bertaraf internasional. Dengan kunjungan ini kami berharap terciptanya hubungan yang sangat harmonis antara kedua negara, kita dapat melaksanakan pertukaran mahasiswa juga dosen,  dirangkaikan dengan penelitian bersama antara UNMUHA dan Universitas Singapore, juga potensi post doctoral untuk dosen UNMUHA Kata Aslam Nur. Sementara itu Kepala Lembaga Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama Universitas Muhammadiyah Aceh (KUI-UNMUHA) Dr. Febyolla Presilawati,SE.MM  mengatakan “terimakasih kepada PYM Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al Haythar dan Dr. Mohammad Raviq staff khusus Wali Nanggroe serta semua pihak yang telah mengundang dan mengucapkan  selamat datang di Aceh  kepada  Menteri Kedua  Pendidikan dan Luar Singapura Dr. Mohamad Maliki Bin Osman beserta rombongan , Dengan kegiatan ini diharapkan dapat  meningkatkan kualitas pengelolaan fungsi layanan Internasional  dari KUI UNMUHA , membuka peluang kerjasama antara UNMUHA dengan  Pemerintah Singapore , Universitas di Singapore  dan Dunia Usaha Industry dinegara tetangga Singapore serta mengikuti program kemenristekdikti Merdeka Belajar, kampus Merdeka (MBKM).Tutup Dr. Febyolla. (*)

Rektor UNMUHA, Temu Ramah Dengan Menteri Singapura Read More »

Hadiri Pertemuan dengan Delegasi Menteri Singapura, Rektor Sampaikan Poin Kerjasama

BANDA ACEH – Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Dr. Aslam Nur, MA memenuhi undangan Wali Nanggroe guna bertemu Delegasi Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura dengan para Pimpinan Universitas dan juga Wali Nanggroe Aceh. Pertemuan itu berlangsung di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar pada Kamis, 13 Juli 2023 dan berlangsung dari pukul 17.00 hingga 20.00 WIB dan atas undangan dari Wali Nanggroe. Pada kesempatan tersebut, Aslam Nur menyampaikan empat hal terkait kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) dengan Singapura yaitu pertukaran dan magang mahasiswa serta dosen. “Kemudian kami juga melakukan kerjasama penelitian, post doctoral dan juga pelatihan capacity building bagi tenaga pendidik di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh,” ucap Aslam Nur. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PYM Wali Nanggroe yang sudah mengundang kami untuk berpartisipasi dalam pertemuan ini, harapan kami program kerjasama ini dapat terus berlanjut,” kata Rektor. Pada pertemuan itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh turut didampingi oleh Kepala Kantor Urusan Kerjasama Internasional (KUI) Dr. Febyolla Presilawati, SE, MM dan seorang perwakilan Mahasiswa Unmuha. Sementara itu Delegasi Menteri Singapura pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa pihak mereka akan mengundang pada Rektor Universitas ke Singapura guna untuk merealisasikan kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Singapura. Pertemuan tersebut juga turut dihadiri oleh Dr. T.H. Abi Hasan, MH. M,Ag, Prof.Dr. Syahrizal Abbas, MA, Prof Dr. Tgk. Azman Ismail, MA, Dr. Mawardi, S.TH.I,MA dan juga 8 perwakilan Petinggi Perguruan Tinggi di Aceh. (Humas)

Hadiri Pertemuan dengan Delegasi Menteri Singapura, Rektor Sampaikan Poin Kerjasama Read More »

Kerjasama 3 Negara, KUI UNMUHA Hadiri Pembukaan Event IMT-GT

Kepala Kantor Urusan International dan Kerjasama Universitas Muhammadiyah Aceh (KUI-Unmuha), Dr. Febyolla Presilawati, S.E., M.M mewakili Rektor Unmuha, menghadiri pembukaan The IMT-GT Varsity Carnival, serta menghadiri seminar internasional yang membahas berbagai isu global saat ini serta menyatukan berbagai bangsa, dengan perbedaan tradisi budaya, bahasa, pemikiran dan budaya. Kegiatan dilaksanakan di AAC Dayan Daud Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Ahad (9/7/2023). Hadir juga dalam pembukaan acara tersebut Wali Nanggroe Aceh PYM Malik Mahmud Al Haytar, Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Rektor USK, President of IMT-GT Varsity Council, Ahmad Martadha Mohamed serta delegasi beberapa universitas dari tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Thailand. The Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) adalah event tahunan yang bertujuan untuk menguatkan rasa persatuan dan solidaritas pada tiga negara. Pertemuan di Unsyiah, diikuti oleh 603 peserta yang terdiri atas 497 mahasiswa dan 106 offisial. Mereka berasal dari 12 perguruan tinggi yang terlibat dalam forum IMT GT. Dari 12 kampus tersebut, empat di antaranya dari Indonesia yaitu Universitas Syiah Kuala selaku tuan rumah, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan dan Universitas Negeri Padang. Kata Dr.Febyolla Presilawati Dari Malaysia yaitu Universiti Sains Malaysia, Universiti Utara Malaysia, Universiti Technology Mara Arau Perlis, dan University Malaysia Perlis. Sedangkan empat kampus lainnya berasal dari Thailand yaitu Thailand are Prince Of Songkla University, Rajamanggala University of Technology Srivijaya, Thaksin University, dan Walailak University. Dr.Febyolla Presilawati menambahkan, Dalam kegiatan IMT-GT para peserta akan mengikuti beberapa pertandingan olahraga yaitu bola voli, sepak bola, bulu tangkis, tenis, petanque, serta fun run. Selain itu juga ada seminar internasional yang membahas berbagai isu global saat ini. Sementara itu Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan yang membuka IMT-GT 2023 mengatakan, Varsity Carniva diisi oleh tiga hal, olahraga, budaya dan seminar. Sejarah Karnaval IMT-GT ada sejak tahun 1993. “Saya ingin mengucapkan terimakasih atas antusiasme kontingen yang datang ke Aceh. Kegiatan ini sesungguhnya membuka kembali mata masyarakat global untuk mengagumi IMT-GT, sebagai wadah yang menyatukan berbagai bangsa, dengan perbedaan tradisi budaya, bahasa, pemikiran dan budaya,” kata Rektor USK. (Humas-Agus)

Kerjasama 3 Negara, KUI UNMUHA Hadiri Pembukaan Event IMT-GT Read More »

Implementasi Kerjasama, Fakultas Psikologi UNMUHA Kenalkan Program Kakak Asuh

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumoh Seujahtera Aneuk Naggroe Bersama Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Menyelenggarakan kegiatan halal bi halal pada Selasa, 16 mei 2023. Pada kegiatan itu pula turut diperkenalkan program kakak asuh yang merupakan tidak lanjut dari MoA antara Fakultas Psikologi Unmuha dengan UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe. Dalam sambutannya, Kepala UPTD Rumoh Sejahtera Aneuk Nanggroe, Michael Oktaviano menyambut baik adanya perjanjian kerjasama ini. “Program Kakak Asuh ini merupakan progran yang pertama ada di Aceh, kami berharap bahwa kegiatan ini dilakukan pada hari ini akan menjadi amalan yang akan diberkahi oleh Allah,” ucap Michael. Dekan Fakultas Psikologi, Barmawi, M.Si yang diwakili oleh Wakil Dekan Sukri Karim, S,Psi, M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen dari Fakultas Psikologi Unmuha. “Dengan adanya program ini mahasiswa langsung mendapatkan praktek lapangan dari apa yang mereka dapatkan didalam kelas, dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini juga akan dibekali dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI),” kata Sukri Karim. Ia juga menambahkan , dengan adanya program ini diharapkan dapat memberikan dukungan baik secara emosional dan pendampingan kepada adik asuh untuk mengembangkan potensi diri serta mendapatkan bimbingan yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan. “Kita mengharapkan bahwa kegiatan ini akan mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antara UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe dengan Fakultas Psikologi Unmuha,” ujarnya. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe dan dari pihak Fakultas juga dihadiri oleh Wakil Dekan, Kaprodi, para dosen di lingkungan Fakultas. (mimi)

Implementasi Kerjasama, Fakultas Psikologi UNMUHA Kenalkan Program Kakak Asuh Read More »

Rektor UNMUHA Hadiri Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023

Rektor UNMUHA Hadiri Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023 Banda Aceh, KUI dan Kerjasama – Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh  (UNMUHA) Dr. H. Aslam Nur M.A,  dan Kepala  Kantor Urusan Internasional  dan Kerjasama ( KUI Kerjasama )  UNMUHA  menghadiri undangan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (DIKTILITBANG) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait “International Academic Partnership Symposium 2023 between Council for Higher Education, Research, and Development of The Central Board of Muhammadiyah and Kyungdong University Global “KDU Global – Ahmad Dahlan Scholarship,” Metode Daring menggunakan Zoom telekonferensi vidio . Kamis (02/06/2023) Undangan Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023 antara Dewan Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan PP Muhammadiyah dan Kyungdong University Global “KDU Global – Beasiswa Ahmad Dahlan,” di hadiri oleh 49 Perguruan Tinggi Muhammadiyah /’Aisyiyah (PTMA) bernomor 0635/I.3/D/2023. Kepala Kantor Urusan Internasional   dan Kerjasama ( KUI Kerjasama )  Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Febyolla Presilawati, S.E., M. M, memaparkan dalam siaran tertulisnya “kegiatan ini adalah rapat kordinasi untuk persiapan penandatanganan MOA antara PTMA dan Kyungdong University Global yg berlokasi di Korea Selatan. Dalam rapat tadi pagi membedah isi dokumen kerjasama MOA yang isinya adalah kesepakatan terkait pertukaran mahasiswa dengan skema double degree /gelar ganda ( 1+3 dan 2+2 ) artinya  1 tahun di PTMA 3 th di KDU,    skema berikutnya 2 tahun di PTMA 2 tahun di KDU. Juga ada skema pertukaran staff dan dosen antara PTMA serta KDU, mendapatkan beasiswa dan pengalaman belajar di luar negeri merupakan impian setiap mahasiswa. Kali ini salah satu universitas di Korea Selatan, Kyungdong University (KDU), memberikan tawaran beasiswa bagi mahasiswa PTMA  yang telah melakukan kerjasama . “Selama empat tahun menjadi mahasiswa adalah masa emas  dalam hidup kita. Oleh karenanya, dalam masa tersebut mahasiswa harus dapat benar-benar bertanggung jawab dengan mendapatkan kesempatan bagus. Dan universitas juga harus membantu dan bertanggung jawab atas kesempatan mahasiswanya,” masa belajar merupakan masa-masa berharga. Hal itu karena saat belajar, ilmu yang didapatkan oleh mahasiswa tidak hanya akan dimiliki oleh dirinya sendiri, namun juga dapat memberikan pengaruh bagi orang lain. “Di Korea Selatan banyak mahasiswa yang menjalani kerja paruh waktu  , ini juga menjadi alasan kenapa UNMUHA tertarik untuk bekerjasama dengan KDU ,diharapkan mahasiwa yang mendapatkan beasiswa selain mendapatkan ilmu juga mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri . Dalam sosialisasi tersebut  ada dua jenis beasiswa yang ditawarkan KDU bagi mahasiwa PTMA, Beasiswa pertama adalah beasiswa double-degree untuk mahasiswa dengan jurusan sama yang ada di KDU,”  mahasiswa universitas partner KDU yang telah menandatangani MOA dengan KDU. Beasiswa double degree, mahasiswa harus menyelesaikan 2 tahun program perkuliahan di universitas asal dan 2 tahun program perkuliahan di KDU, juga ada skema 1 tahun program perkuliahan di Universitas asal dan 3 tahun program perkuliahan di KDU. Saat lulus, mahasiswa akan mendapatkan dua ijazah satu ijazah dari UNMUHA , dan satu ijazah lagi dari KDU. Selain itu, setelah lulus, KDU juga akan membantu mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan di instansi seperti LG dan Samsung dan Perusahaan Korea Selatan lainnya , beasiswa kedua adalah Short Course untuk 1 semester utk pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan juga pertukaran staff universitas. Tutup Febyolla Presilawati (Agusnaidi B)

Rektor UNMUHA Hadiri Simposium Kemitraan Akademik Internasional 2023 Read More »

UNMUHA Jalin Kerjasama Strategis dengan Turin Polytechnic University Tashkent Uzbekistan

Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) dan Turin Polytechnic University in Tashkent, Uzbekistan, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) pada hari Senin, 13 Maret 2023, di kampus Polytechnic Turin University. MOU tersebut ditandatangani oleh Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, dan Rektor Turin Polytechnic University in Tashkent, DSc. Jamshid Inoyatkhodjaev. MOU ini berisi tentang rencana pertukaran mahasiswa, dosen, karyawan, dan assistant professor antara kedua universitas. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan kerjasama antar kedua institusi dalam bidang pendidikan dan penelitian serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kedua belah pihak. Penandatanganan MOU tersebut menjadi momen bersejarah bagi Unmuha karena merupakan langkah penting dalam memperkuat kemitraan antar universitas, terutama dalam memajukan dunia pendidikan dan penelitian di tingkat internasional. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Unmuha, Dr. Ir. H. M. Zardan Araby, MBA, MT, IPU, menjadi fasilitator dalam penandatangan. Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) antara Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka), dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). MOA tersebut berisi tentang kerjasama antara keenam universitas dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama antar universitas Muhammadiyah tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan dan penelitian di Indonesia serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang akademik. (humas)

UNMUHA Jalin Kerjasama Strategis dengan Turin Polytechnic University Tashkent Uzbekistan Read More »

Kerjasama UNICEF dan UNMUHA Adakan Seminar Peduli Ibu dan Anak Dikala Bencana

Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) bekerja sama dengan UNICEF – for every child dan Flower Aceh mengadakan mini seminar tentang “tanggap bencana pada ibu dan Anak. di gedung FKM lantai 2, jalan Muhammadiyah Batoh. Kota Banda Aceh, Senin 13/03/2023. Narasumber dalam kegiatan ini adalah dr. Tira Aswitama, M.Epid, dr. Aslinar, Sp.A,M.Biomed dan Dr. Basri Aramico, SKM, MPH serta moderator Dharina Baharuddin, SKM, MKM, PhD. Peserta mini seminar tersebut dihadiri 60 peserta baik dari mahasiswa, praktisi, dosen serta lainnya. Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNMUHA Dr. Basri Aramico, SKM, MPH, yang juga salah satu narasumber mengangkat tema “nutrisi 1000 hari pertama kehidupan , pentingkah?”. Menyampaikan “terkait dengan penanganan gizi khususnya gizi 1000 hari pertama kehidupan dan UNICEF sangat konsen untuk penanganan, penaggulangan selama 1000 hari kehidupan.” Kita di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) punya peminatan gizi kesehatan masyarakat yang mungkin nanti dapat berkolaborasi dan kita berharap ini bisa direalisasikan dengan UNICEF atau dengan Flower Aceh sebagai sebuah kerjasama yang bisa meningkatkan status gizi anak didalam menangani permasalahan yang ada saat ini. Kata Basri Aramico. “Sebelumnya kita sudah pernah berkolaborasi dengan UNICEF sebagai funding dari beberapa kegiatan kita, dan kami sebagai tim akademisi atau tim ahli didalamnya sebagai contoh UNMUHA di tunjuk sabagai tim formulator untuk menerapkan naskah akademik regulasi Air Susu Ibu (ASI) ekslusif kemudian pengumpulan data lapangan, laporan kesehatan terkait dengan pelayanan kesehatan dan imunisasi, kesehatan ibu dan anak. Basri Aramico menambahkan dengan data stunting yang di perolehnya “kalau penurunannya yang paling cepat diwilayah Aceh Jaya sebesar 4% dan kalau data stunting tertinggi itu di Kabupaten Gayo Lues dan terendah di Kota Banda Aceh. Tira Aswitama, M.Epid, dari UNICEF memberikan materi “paket pelayanan awal minimal (PPAM) kesehatan ibu dan balita di masa Krisis.” menyampaikan dalam penanggulangn bencana pengurangan resiko, yang terpenting dari tahapan perencanaannya harus baik, koordinasi serta persiapan sarana dan prasarana harus dipersiapkan. Masyarakat juga harus diinformasikan agar mereka paham mengenai kesiapan menghadapi bencana. UNICEF sendiri untuk Aceh memiliki dukungan untuk pembentukan sanitasi, gizi dan sektor kesehatan didalam nya termasuk untuk imunisasi dan juga sektor perlindungan anak terhadap kekerasan sexual. Insya Allah UNICEF dan UNMUHA akan bekerjasama dibawah kepemimpinan Dekan baru bapak Basri Aramico, hal ini juga sudah kita komunikasikan dengan Bapak Rektor. Kata dr. Tira Aswitama. Selanjutnya dr. Aslinar, Sp.A, M. Biomed menjelaskan disesi ke 2 mini seminar tersebut “pemenuhan nutrisi bayi dan anak dalam kondisi bencana.” Dalam setiap bencana kita pastikan kondisi kesehatan anak yang utama.” Hal ini termasuk dari masalah gizi, kita harapkan adalah seorang bayi yang menyusui dalam kondisi bencana, kita harapkan dia tetap menyusi ke ibunya, si ibu tetap kita bantu agar tetap menyusui bayinya. Pemberian makan makanan bayi dan anak pada saat bencana tetap dilakukan dengan baik, nutrisi utama yang harus di perhatikan, maka dengan sendirinya penyakit enfeksi dapat teratasi. “tidak ada istilah menyusui dihentikan dalam kondisi bencana, malahan begitu bencana si ibu tetap harus menyusui anak, tetapi pada saat bencana dia sudah berhenti menyusui katakanlah karena sesuatu hal, kalau ibunya masih mau menyusui kita akan anjurkan untuk dilanjutkan. Tutup dr. Aslinar.

Kerjasama UNICEF dan UNMUHA Adakan Seminar Peduli Ibu dan Anak Dikala Bencana Read More »

Hasil Kerjasama 7 Mahasiswa Inland Norway University Kunjungi UNMUHA

akultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) menerima kunjungan 7 orang mahasiswa dari Inland Norway University of Applied Sciences, Innlandet, Norwegia. Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan pengalaman belajar di FKM-MKM UNMUHA serta mendapatkan pengalaman melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di dua sekolah menengah pertama SMPN 1 Banda Aceh dan SMP Al-Azhar. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FKM UNMUHA Dr. Basri Aramico, SKM, MPH yang selanjutnya dipimpin oleh Dharina Baharuddin, SKM, MKM dari tanggal 5 s/d 10 Maret 2023. Para mahasiswa Norwegia ini Bersama dengan mahasiswa FKM UNMUHA mendapatkan pengalaman belajar dalam kelas yang diberikan oleh Dharina Baharuddin, SKM, MKM dengan judul current issues in Indonesia, dr. Riza Septiani, MPubHlthAdv dengan judul health promotion and education dan Dr. Radhiah Zakaria, M.Sc dengan judul plant: a rich source of herbal medicine. Selanjutnya mereka melaksanakan PKM pada hari yang berbeda. Kegiatan ini merupakan perwujudan kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Aceh dengan Inland Norway University. Dekan FKM UNMUHA berharap kerjasama ini terus dapat dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan qualitas dosen dan mahasiswa di FKM-MKM UNMUHA. Selain itu Dr. Basri Aramico juga berharap akan adanya kemungkinan pertukaran pelajar Unmuha ke Inland Norway University. Dharina Baharuddin, MKM mengatakan bahwa kegiatan ini menghasilkan tiga sertikat pengajar internasional dan dua sertifikat PKM international yang nantinya akan sangat meningkatkan nilai akreditasi FKM-MKM UNMUHA. (Humas)

Hasil Kerjasama 7 Mahasiswa Inland Norway University Kunjungi UNMUHA Read More »

Fakultas Agama Islam UNMUHA dan FTIK IAIN Langsa Tanda Tangani Kesepakatan

  KUI Dan Kerjasama, Banda Aceh – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menandatangani Nota Kesepakatan (MoA), Tentang meningkatkan mutu Pendidikan perguruan Tinggi serta Penelitian. Sebelumnya MoU sudah dilakukan (18/9). Penandatangan di Kampus UNMUHA Jalan Muhammadiyah, Ruang rapat lantai II Biro Rektor. Kamis (23/9). Penandatanganan di dua Fakultas itu dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH., M.S, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Saiful, S. Ag., M. Ag, Kepala KUI dan Kerjasama Dr. Febyolla Presilawati, SE. MM, Wakil Dekan I FAI Dr. Rosnidarwati MA, Wakil Dekan II FAI Irvanusir, S. Ag, SE., M.I. Com, Humas Mimi Asri, SE. MM dan Kaprodi. Sedangkan dari  Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Dekan FTIK IAIN Langsa Dr. Zainal Abidin, MA, Wakil Dekan  III FTIK Mahyiddin, FTIK IAIN Langsa Mahlil, M. Si. Dan rombongan. Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Fadhlullah, SH., M.S, mengatakan “ pengembangan ilmu pengetahuan pada era sekarang tidaklah mungkin berdiri sendiri, seluruhnya harus di kerjakan bersama sama dalam Sistem Merdeka Belajar Kampus Merdeka  (MBKM), tertuang dalam  Peraturan Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. ” Fadhlullah juga mengatakan “ mau tidak mau universitas harus berfikiran kreatif membuka Fakultas yang tidak di miliki oleh Universitas lainnya atau langka, tapi harus siap dengan resikonya juga bila tidak ada mahasiswanya.” Pada tahun 2020 Universitas Muhammadiyah Aceh mendapat gelar PTS terbaik di Provinsi Aceh hingga saat ini bersaing dengan 100 PTS yang ada. Untuk tahun ini kita akan meningkatkan status D3 menjadi D4 yang selevel dengan S1. Harapannya denga terjalin kerja sama ini nantinya Ilmu serta pengalaman yang di dapat akan lebih luas lagi serta daya kreativitas semakin tinggi, dengan system daring kita dapat beraktivitas di mana saja.  Kata Fadhlullah. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. Zainal Abidin, MA mengatakan “ kita akan melihat celah apa yang dapat kita realisasikan di MoA ini didalam kegiatan akademik, saat ini jumlah mahasiswa yang ada di Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan (FTIK) 1.809 orang, memiliki Dosen Tetap 64 Orang, 20 Strata S3, 44 Strata S2. Memiliki Tujuh Jurnal tiga sudah terakreditasi, sinta empat.” FTIK memilki sarana dan prasarana standar umum dalam aspek tertentu belum lengkap, semua program studi memiliki Laboratorium, perpustakaan standar, Dosen yang dimiliki mempunya latar belakang pendidikan yang berbeda baik dari eropa dan timur tengah sangat memungkinkan untuk membagi keilmuan dengan Dosen di UNMUHA terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan. Terkait dengan muatan kerja  sama ini pengelolaan Perguruan tinggi tidak mungkin di kelola sendiri lagi harus kolaboratif dengan tuntutan MBKM. Maka dalam konteks penyelenggaraan pendidikan kami membuka realisasi kerjasama. Langsung ada Perjanjian Kerjasama (PKS) Misalnya dengan Ser Mata kuliah Dosen di UNMUHA mengajar secara Online di IAIN Langsa. Disesuaikan dengan Konteks kita dan konteks Eranya. Dekan Fakultas Agama  Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. Saiful, S. Ag., M. Ag, mengatakan “ Fakultas Agama Islam memiliki Lima Prodi terdiri dari Program studi Bahasa Inggris, Program Studi Matematika, Program Studi Biologi, Program Studi Perbankan Syariah. Staf Pengajar atau Dosen Fakultas Agama Islam yang di miliki berjumlah 42 orang, 3 Lektor dan sebagian Asisten ahli, setengah dari jumlah Dosen sudah Sertivikasi Dosen Kopertais dan LLDikti.” Pada awal tahun 2021, Kopertais mengeluarkan instruksi “kenaikan pangkat fungsional, serta sertivikasi Dosen di arahkan kepada LLDikti, dengan harapan Fakultas Agama Islam dapat melaksanakan kenaikan pangkat,  LLDikti memilki kuota yang lebih banyak”. Program yang dilaksanakan terkait dengan MBKM yaitu Program Kampus Mengajar dengan Delapan Program yang tawarkan oleh Kemendikbud, Universitas Muhammadiyah Aceh mengirimkan 44 mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus, dan UNMUHA sebagai PTS yang mengirimkan Mahasiswa terbanyak dalam program ini, Program Studi Independen, program pertukaran mahasiswa antar program studi, dengan harapat Kerja sama yang akan di lakukan ini menjadi program MBKM Lintas Perguruan Tinggi, serta meningkatkan kualitas pendidikan terkait dengan penelitian. Tutup  Saiful. (Agusnaidi B)

Fakultas Agama Islam UNMUHA dan FTIK IAIN Langsa Tanda Tangani Kesepakatan Read More »